Jumat, 21 Oktober 2011

Cara Membuat Read More di Blogger Blogspot

Perlukah artikel kita diberi Read More atau Baca Selengkapnya?

Iya, perlu sekali. Terutama kalau artikel kita cukup panjang, lebih dari 2 paragraf. Read More di Blogger disebut juga dengan Jump Break.

Mengapa?

1. Agar halaman utama tampak rapi dan tidak terlalu panjang.
2. Waktu loading (waktu pengunjung membuka blog) juga lebih singkat. Ini bisa menambah SEO.
4. Agar pembaca blog kita betah berlama-lama di situs kita. Minimal mereka dua halaman blog kita yaitu halaman utama dan halaman setelah "Read More".
5. Sebagai teaser (penggoda) supaya pembaca lebih penasaran.

Bagaimana caranya membuat Read More / Baca Selengkapnya di Blogger?

Ada dua cara.

Cara pertama, waktu menulis artikel klik Edit HTML di kanan atas. Tambahkan kode <!--more-->. Artikel yang akan disembunyikan taruh di bawah kode, sedang artikel yang akan ditampakkan di halaman utama letakkan di atas kode.

Supaya mudah, simpan kode tersebut di notepad dan taruh di Desktop. Sewaktu-waktu diperlukan tinggal copy/paste.

Cara kedua?

Kamis, 20 Oktober 2011

Shopping Online

Jakarta - Shopping online dan butik online, khususnya untuk produk pakaian dan aksesori kini semakin menjamur, berkat perkembangan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan blog. Berbelanja di butik online memang lebih mudah dan praktis, khususnya bagi Anda yang kesehariannya selalu sibuk sehingga tidak sempat pergi ke toko atau pusat perbelanjaan.

Namun, membeli barang lewat dunia maya tentunya lebih berisiko dibandingkan belanja di toko analog, karena kita tidak bisa melihat dan mencoba barangnya secara langsung. Risiko yang terjadi bisa berupa penipuan, pencurian data atau barang yang tidak sesuai dengan harapan.

Jika Anda tertarik berbelanja lewat butik online, sebaiknya perhatikan dulu empat tips berikut ini, yang dikutip dari She Knows.

1. Minta Rekomendasi Teman dan Lihat Testimoni
Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui reputasi butik online, yang bisa dilihat dari rekomendasi atau testimoni dari para pembelinya. Anda dapat tahu komentar pembeli lain yang puas dengan service dan produk yang dijual. Jika ingin lebih yakin, minta rekomendasi teman yang biasa membeli barang secara online dan tanyakan shopping online mana saja yang terpercaya.

Terlalu Lama Browsing Internet Picu Obesitas

img


Jika Anda berencana untuk mengurangi berat badan, sebaiknya kurangi kebiasaan menghabiskan waktu dengan internet. Sebuah studi di Australia menyebutkan bahwa orang yang banyak menghabiskan waktunya dengan internet berisiko terkena obesitas.

Dalam Journal of Medical Internet, peneliti melakukan survei terhadap 2.650 orang dewasa di Australia tentang aktivitas fisik, internet, main game komputer, membaca, menonton dan kegiatan lainnya yang dilakukan selama responden berada dalam waktu luang. Penelitian tersebut untuk melihat bagaimana hubungan aktivitas tersebut dengan obesitas.

Peneliti pun mencoba fokus dan membandingkan 2 aktivitas utama, yaitu internet dan aktivitas fisik (olahraga, jalan kaki). Kedua aktivitas itu terbagi dalam kategori tidk pernah, jarang (kurang dari 3 jam tiap minggu) dan tinggi (lebih dari 3 jam tiap minggu).

Hasil survei pun menunjukkan bahwa mereka yang sering menggunakan internet dan komputer ternyata 1,5 hingga 2 kali lebih gemuk dibanding mereka yang tidak pernah berhadapan dengan komputer.

"Sebenarnya internet yang menyebabkan kelebihan berat badan atau kebanyakan orang gemuk lebih sering menggunakan internet? Yang pasti, studi ini menunjukkan bahwa internet dan komputer menjadi salah satu penyebab obesitas. Membaca, nonton TV dan main game tidak akan membakar kalori," ujar Corneel Vandelanotte, Ph.D., peneliti dari Institute for Health and Social Science Research di Central Queensland University seperti dikutip dari Health.

Mereka yang lebih sering berhadapan dengan internet dan aplikasi lainnya di komputer cenderung malas bergerak dan lebih suka melakukan aktivitas tetap seperti membaca, menonton dan lainnya. Itulah yang menyebabkan obesitas, karena kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak dikeluarkan atau terbakar dengan hanya diam di tempat.

Untuk mencegah para pengguna internet dan komputer menjadi obesitas, sebaiknya masukkan olahraga atau aktivitas fisik lainnya ke dalam jadwal rutin setiap hari. Coba berikan batasan waktu untuk aktivitas di depan komputer atau aktivitas tetap lainnya dan seimbangkan dengan aktivitas fisik.

Cara Mengelola Dana Pensiunan

Seorang pekerja harus memiliki perencanaan keuangan saat dirinya tak lagi bekerja dan memulai usaha sendiri. Idealnya, saat ia berpindah dari seorang pegawai menjadi seorang wirausaha harus disertai target bahwa di akhir tahun kelima usaha sudah bisa berjalan sendiri (dijalankan oleh orang lain) tanpa harus terlibat lagi 100%, seperti yang diungkapkan oleh pakar keuangan Aidil Akbar Madjid kepada Detik Finance. Akan tetapi banyak sekali masyarakat yang terbawa euphoria menjadi seorang pengusaha melupakan fundamental yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha mereka yang akan mempengaruhi Perencanaan Keuangan keluarga mereka. Adapun Sebuah Perencanaan Keuangan sederhana yang harus dilakukan sebelum memulai suatu usaha adalah sebagai berikut: 1. Anda harus memiliki dana darurat atau dikenal dengan istilah emergency fund. Dana ini adalah sejumlah dana yang besarannya antara 6 bulan sampai 12 bulan kebutuhan bulanan Anda yang disimpan didalam rekening tabungan terpisah. Dana ini hanya dipakai untuk keadaaan darurat alias genting.
2. Belilah asuransi baik asuransi jiwa maupun kesehatan. Untuk jiwa cukup polis asuransi untuk Anda dan pasangan, sedangkan kesehatan (terutama rawat inap) Anda harus memiliki untuk seluruh anggota keluarga. 3. Setelah itu barulah Anda mempersiapkan keranjang-keranjang investasi misalnya Dana Pendidikan Anak, Dana Pensiun, Dana Perluasan Usaha atau membuka usaha baru, Dana Naik Haji, membeli aset (rumah, mobil dll). Untuk dana pendidikan anak, Anda dapat berinvestasi secara langsung ke produk investasi seperti Reksa Dana, dan yang sekarang marak adalah menggunakan Asuransi sebagai produk investasi khususnya untuk pendidikan anak. Hal ini sah-sah saja akan tetapi harus diingat bahwa masing-masing produk memiliki kelebihan dan kekurangan, dengan nominal yang sama kelemahan dari asuransi pendidikan adalah tidak maksimalnya hasil investasi yang bisa didapatkan dibandingkan investasi yang mirip seperti di Reksa Dana. Yang harus Anda perhatikan adalah menghitung kebutuhan dana pendidikan tersebut. Kemana ingin menyekolahkan anak, hitung berapa besar biaya pendidikan sekarang, kemudian dengan kenaikan inflasi tahunan hitung biaya pendidikan tersebut kelak. Hal detail tersebut sering dilupakan oleh banyak orang. Padahal hal tersebut yang akan membedakan berapa besar biaya yang harus dipersiapkan. Dari situ Anda dapat mencadangkan besaran dana pendidikan yang harus dipersiapkan. Untuk dana pensiun terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan: Dana pensiun dapat dilakukan apabila jarak usia Anda sekarang sampai ke target pensiun masih tersedia cukup waktu (idealnya di atas 15 tahun). Dana pensiun menjadi penting dan sering terlupakan karena umumnya perusahaan kecil (UMKM) belum memberikan benefit berupa dana pensiun bagi pemilik dan karyawan perusahaannya. Apabila target pensiun Anda kurang dari jangka waktu itu alias terlalu mepet, maka Anda dapat mengandalkan dana pensiun dari usaha yang sudah dijalankan sekarang atau usaha baru baik itu perluasan dari usaha sekarang atau benar-benar jenis usaha baru. Usahakan di akhir tahun kelima, usaha Anda idealnya sudah dapat berjalan sendiri alias dijalankan oleh orang-orang kepercayaan. Dengan kata lain mulai dari sekarang sudah waktunya Anda mencari orang-orang kepercayaan untuk melanjutkan usaha Anda. Karena kalau masih mengandalkan diri sendiri dalam menjalankan usaha tersebut maka belum dapat disebut sebuah bisnis. Dengan cara seperti ini niscaya Anda dapat pensiun dengan nyaman dan kecukupan dana yang akan tetap mengalir dari usaha Anda.

Vibrator Bikin Luka

Seorang perempuan bernama April Bonjour menuntut perusahaan pembuat vibrator karena membuat organ genitalnya luka dan kehilangan kesadaran. Demikian dilansir Daily Mail, Jumat (14/10/2011). April menggunakannya saat sedang ngeseks dengan sang pacar namun ia kemudian merasakan rasa sakit yang luar biasa dan membuatnya mengalami pendarahan dan pingsan. Ia kemudian dilarikan ke RS dan diberikan transfusi karena kehilangan banyak darah karena akibat penggunaan vibrator tersebut. April kemudian melakukan langkah hukum terhadap perusahaan Pipedream Products dengan tuduhan produk mereka membuatnya luka dan mengalami stress. "Saat menggunakannya, saya merasakan sakit dalam vagina saya dan pacar saya mengeluarkan vibrator yang dipenuhi dengan darah," kata April mengenai insiden yang terjadi pada 3 November tahun lalu.
April mengira dirinya sedang datang bulan namun ia melihat pendarahan itu terus berlanjut dan kemudian menggunakan pembersih kesehatan membersihkan darah. "Pendarahan itu berhenti dan saya mengganti pembalut tetapi kemudian terus berdarah," kata perempuan asal North Carolina, Amerika Serikat (AS) ini.

Resiko Balita Nonton Film Kartun

Sering menonton kartun cepat ternyata merugikan kemampuan balita untuk berkonsentrasi dan memecahkan teka-teki berbasis logika. Parahnya, satu penelitian menyebutkan kebiasaan ini juga bisa merusak memori jangka pendek mereka. Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Virginia di AS ini melibatkan 64 anak yang secara acak dibagi dalam tiga kelompok. Satu kelompok diminta secara khusus menonton sembilan menit kartun SpongeBob SquarePants yang populer, di mana perubahan adegan terjadi pada rata-rata setiap 11 detik. Kelompok lain mengamati kartun pendidikan dengan perubahan adegan rata-rata setiap 34 detik, sedangkan kelompok terakhir diizinkan untuk menggambar. Setelah itu anak-anak kemudian diminta untuk menyelesaikan berbagai tes. Yang pertama, tes teka-teki, dan tes yang kedua adalah tes mengikuti petunjuk.
Hasilnya, terlihat kelompok anak yang sebelumnya diminta untuk menonton kartun lebih lambat menyelesaikan berbagai tes, bila dibandingkan dengan kelompok yang menonton kartun yang lambat dan kelompok yang menggambar. "Percobaan memperlihatkan anak-anak menunjukkan prestasi yang lebih buruk setelah melihat kartun. Bahkan ada temuan yang didukung penelitian lain yang menemukan efek jangka panjang akan fakta negatif ini," tutup salah satu peneliti Dr Angeline Lillard. Editor: Anita K Wardhani | Sumber: Sehat News
Bisnis Dahsyat tanpa modal Get cash from your website. Sign up as affiliate.